Suara Hati Seorang Paman :D
Nggak nyangka, bisa sejauh ini punya perasaan jadi seorang paman. Ya, Paman. Bukan ayah atau ibu bagi makhluk-makhluk kicik, yang makin lama makin besar dan nggak bisa dijemel-jemel lagi pipinya. Dulu, waktu mereka lahir, kupikir yasudah hari akan berlalu dengan suka ria karena kehadiran anak kecil di sebuah keluarga. Ternyata lebih dari itu. Apalagi buat seorang paman yang baperan seperti aku. Lihat mereka makin tumbuh, makin beda, kadang baper banget dan pengen mewek. Bukannya gak suka mereka jadi besar. Hanya aja ada rasa kangen sama sosok-sosok bayik mungil, yang bisa diajak main. Di-cilukba_in aja bisa ketawa. Sebab sekarang, setelah besar, tiap jumpa, masing-masing fokus sama gadget dan games yang mereka punya - walau kadang masih suka mau diajak main geje, kayak main rumah-rumahan, main kapal-kapalan, main ZOMBI-ZOMBI-an. Masih lekat di kepala dan dada ini, bagaimana tengan mungil mereka menggenggam jariku. Masih kuat kuingat bagaimana pertama kali kudengar mereka mem...
