28 December 2012

Dalam Hujan

Kali ini, akan kutulis surat untukmu...

Dunia ini lucu. Jauh lebih lucu dari lawakan anehmu yang datang sesekali, namun bisa menggebrak semesta.
Dunia ini lucu, juga orang-orang yang jatuh hati padamu, sepertiku.
Mereka ada dan nyata, mungkin kau sadari atau mungkin juga tidak. Tetapi, peka firasatku terhadapmu tak pernah berani membohongi.

Mereka lucu, seperti dunia ini. Dengan berbagai warna dan rasa mereka menjalankan takdirnya sebagai penyukamu. Ada yang blak-blakan, ada yang diam-diam mengamati, ada yang diam-diam mendekati, ada yang bersembunyi di balik payung persahabatan, dan lainnya.

Sementara. aku di tempat ini, diam-diam menjagamu, mengamatimu, melihat siapa yang datang dan pergi, mengamati siapa yang diam-diam siap menikam pundakmu. 
Seluruh inderaku menjelajah, menyelubungimu dengan energi semesta yang kupendam jauh di lubuk malam, dan tak hentinya menerka-menerka gelagat mereka. Mereka ada dan nyata, walau di luar pengetahuanmu. Beberapa menyangkal, sebagian jujur pada diri sendiri. Ada juga yang berpura-pura, tapi perlahan merayap bagai cicak yang sigap menjilat tempel nyamuk. 
Tetapi, apapun itu, selalu bisa kutangkap gelagat mereka. Tak pernah luput sekalipun. Ya, kau dikelilingi kekaguman dan hasrat-hasrat liar yang terpendam di balik dogma.

Dari mereka, aku belajar banyak hal. Aku mengenali musim-musim yang kerap bermukim di hatimu.
Dari mereka pula aku menyadari bahwa aku berbeda. Ini aku, dengan renjana yang nyata. Ada tanpa diminta, berdiri dengan ekspektasi sederhana.

Lihat mereka, dari berbagai penjuru, mereka membidik hatimu dengan berbagai cara. Aku bisa tahu, tanpa diberi tahu. Aku bisa merasakan, walau tanpa tanpa keterbukaan.

Ya, kadang, banyaknya panah yang tertuju padamu itu buatku lelah. Tetapi, aku selalu yakin, akulah sang juara. Adakah di antara mereka yang sejujur aku atas semua ini? Seadil gesturku, tanpa hasrat tersembunyi untuk menyingkirkan orang lain.Tanpa mimpi terselubung untuk jadi yang teristimewa dan membuat yang lain merasa tak berarti.
Tapi, itulah adanya, dan kadang ingin kubisikkan ke telingamu bahwa kau begitu menakjubkan di mata mereka.
Bahkan, kau juga tentu tak pernah tahu, di antara mereka ada yang pernah mencoba menghancurkan taman bunga yang kucipta dan kupelihara. Tapi, sehebat apapun upayanya menghancurkan taman bunga itu, dia tak pernah bisa mencegah datangnya musim semiku.

Dan musim semi itu selalu tercipta setiap hari, setiap jam, setiap menit dan detik, selama aku masih bisa  bernapas dan mengingat setiap momen denganmu.

Aku tahu, siapapun berhak jatuh hati padamu. Tak bisa kucegah, dan setiap hati itu akan menemukan jalannya sendiri.

Kini,  kuhirup aroma teh jahe. Aku selalu tersenyum kecil saat mengingatmu dan sederet dunia yang berotasi mengitarimu.


Bengsol, 28-12-12 ~04.00PM

27 December 2012

Gelas Keempat

gelas keempat yang jadi pertanda 
gelas keempat yang mencipta firasat....
tetapi
sehebat apapun gelas keempat mencipta firasat, 
tak seorang pun mampu mencegah datangnya musim semiku

26-27 Desember 2012

#somethingspecial

cuma kultwit gak jelas di akun @ighiw :D

1) Ada dua orang yang sama-sama mengirim pesan padanya, tapi hanya satu yang dibalas 

2) Ada dua orang yang sama-sama meneleponnya, tapi hanya 1 yang dia terima 

3) Ada dua orang yang mengajaknya pergi, lalu dipilihnya salah satu 

4) Ada dua orang yang sakit, tapi kepedulian hatinya lebih memilih salah satu dari orang-orang itu 

5) Ada 2 orang yang ingin bertemu, tapi dia lebih senang memilih salah satu, bukan bertemu bersama 

6) Dengan orang nomor 1 selalu banyak yang dibicarakan, tetapi lebih banyak diam saat dengan orang nomor 2 

7) Dengan orang nomor 1 waktu terasa cepat usai, dengan orang nomor 2 waktu terasa lama 

8) Jadi, tak perlu repot menyembunyikan diri. Pada kenyataannya, memang ada  di antara mereka ^^

24 December 2012

THE RAINBOW of HAPPINESS


Teman-teman, Bapak-bapak, Ibu-ibu, Adek-adek, Mbak-mbak, Mas, Aa, Teteh, dan semua-muanya,warga Bandung atau yang lagi liburan di Bandung....
Yuks, hadir ke acara "The Rainbow of Happiness" dalam End Year Sale Gramedia Merdeka Bandung.

Senin, 24 Desember 2012, pukul 14.30 s.d. selesai.

Ada talkshow bedah buku:
1) Kumpulan puisi "Kalender Lunar" karya Dian Hartati
2) Novel "Divan dan Hujan" karya Sigit 'Ighiw' Rais
3) Kumpulan cerita "Kisah Bocah" karya Geng Nulis Sapulidi

Dimeriahkan juga oleh acara pembacaan puisi, musik akustik "LOW TAR AND NICOTINE", dan sederet acara seru lainnya.
Hmmmm, tentu aja ada juga DOOR PRIZE-nya lho.

Yuks, pada ngumpul ajak keluarga, sobat, pacar, dan semua-muanya buat sama-sama berbagi kebahagiaan....

Ditunggu ya... have a chromatic day.... ^^

19 December 2012

Pengakuan Sederhana

Tuhan, hatiku selalu menggiring diri untuk selalu menyayanginya.