19 August 2014

Bangkit dari Kubangan Duka

Teringat kisah seorang teman.
Inti dari kisah itu, yang ingin saya share di sini adalah bahwa sebesar apapun keinginan kita untuk bisa bersama seseorang, atau sekuat apapun keteguhan kita untuk bisa bersama orang itu, kadang ada hal-hal lain di luar kendali kita yang memaksa kita untuk berhenti memperjuangkan.

Menyakitkan, tentu. Berat, sudah pasti. Tetapi pada akhirnya, kita memang harus ditaklukan oleh garis takdir yang sudah dirancang oleh Tuhan.

Mungkin, kalau boleh sok tahu, tinggal kita percayakan saja sepenuhnya pada Sang Maha Pencinta. Dia tidak akan pernah membiarkan kita jatuh dan terpuruk dalam jelaga. Tentu saja, di diri kita juga harus ditanamkan rasa syukur dan terus berdoa agar semua baik-baik saja.

Jika waktunya tiba, kita akan bangkit dari kubangan duka, lalu siap kembali bercorat-coret di lembar kisah baru. Time will heal.


19/08/2014
01.10 AM

No comments:

Post a Comment