04 November 2010

Bencana dan Doa

Tentang bencana yang akhir-akhir ini terjadi, aku yakin banget itu adalah ujian dan petunjuk dari Tuhan buat manusia. Liat deh, alam udah mulai renta, udah tua, terus dieksploitasi. Ibarat besar pasak daripada tiang, pemanfaatan SDA terlalu lebay dibanding upaya untuk melestarikan. Hmmh.. padahal, dari zaman SD, istilah "Buanglah Sampah pada Tempatnya" dan "Reboisasi" udah sering banget kudengar. Tapi pada kenyataannya? Ya gitudeh... masih banyak banget orang-orang yang buang sampah sembarangan. Udah gitu, pepohonan habis ditebangi. Mana gedung-gedung beton merata di mana-mana. Nutupin tanah yang harusnya jadi tempat air meresap sehingga tanah nggak akan amblas meskipun air tanah disedot. Lha ini? Penyerapan air kurang, air tanah dipake abis-abisan.... ya udah... tanahnya kayak tulang yang kekurangan kalsium. Betul?

Lucunya, di sisi sono lagi gempa, tsunami, gunung meletus... di sisi lain, orang-orang tetep sibuk ngumpulin duit, ngumpulin kekayaan duniawi.. ya itu sih gak apa-apa... Wajar. bukankah kiat memang dianjurkan untuk kaya? Tapi, kaya yang berguna bagi orang lain. APa sih artinya kaya kalo cuma buat kepentingan diri sendiri. Keknya nggak barokah deh. Alangkah lebih good kan kalo dibagi juga dengan sesama, terutama mereka yang sangat membutuhkan.
Alangkah better juga kalo sejenak aja, di tengah kesibukan kita mengurusi dunia, kita diem sejenak. Sekadar merenung. APa makna di balik semua pertanda ini? Okelah kalo bencana itu gak menimpa kita secara langsung. Tapi setidaknya kita musti sedikit berempati. Ikut merasakan dan semaksimal mungkin mencoba untuk meringankan beban mereka. Masalah cara? Nggak usah tanya2... banyak cara. Dan setiap orang punya caranya masing-masing. Toh, apapun caranya, insya ALlah akan menjadi ladang kebaikan bagi kita. Paling nggak, kita musti berdoa buat mereka... buat semua... semoga kita semua dapet yang terbaik dari Tuhan.
Yuk, kita berdoa... gratis. Bisa di manapun. Kapanpun. Insya ALlah menjadi baerkah bagi semua, asal dilakukan denga ikhlas....

No comments:

Post a Comment