22 February 2013

Tadi Sore di Meja Bundar

pada meja itu aku berbagi serapah
api meruah, ciptakan marah yang entah
aku muak pada kakek yang tak kapok bertingkah

kurcaci-kurcaci bermain strategi
setelah raksasa enggan menampakkan diri

diam-diam ada peperangan di lidah angin
menebar cuaca yang selalu dingin

aku sembunyi
dari hujaman panah yang diracuni
dari sajak-sajak yang terus dicaci

ini area tak bernama
siapa saja bisa singgah merebah di atasnya
tetapi, jangan salah
pada setiap sisinya telah kutorehkan sejarah

tentang aku dan kawanku yang tak usai berbagi kisah dalam jengah

*teh jahe dingin dan lagu Ressistance-Muse yang diputar berulang-ulang 
suatu sore di hari Kamis 21-2-13

No comments:

Post a Comment