02 January 2016

Malam Tahun Baru Biasa, dengan Cara Tak Biasa

Saya bukan termasuk orang yang berkeinginan menjadikan malam pergantian tahun masehi dalam hingar-bingar. Tetapi, saya senang melihat orang-orang bergembira melewati detik-detik pergantian tahun di jalanan. Tentu sebagai 'ahli makan', saya senang karena banyak jajanan di malam itu. Maka, beberapa tahun ke belakang, beberapa kali saya melewati malam tahun baru di jalanan Kota Jakarta. 
Hal yang menyebalkan dari perayaan pergantian tahun adalah suara ledakan petasan. That was very annoying for me. Polusi suara. Okelah saya senang melihat kembang api. Tapi, di tempat-tempat yang telah disediakan dong. Di lapangan kek, di roof top gedung kek. Jangan di kompleks perumahan.
Selain itu, seringkali saya justru mengalami kejengkelan di awal tahun. Bagaimana tidak? Seusai acara, sampah berserakan di mana-mana. Ya Tuhan, kenapa susah banget sih para makhluk ciptaan-Mu menjaga kebersihan kotanya sendiri? Tinggal buang sampah di tong sampah lho. Dan zaman sekarang, tong sampah umum mudah dijumpai di mana-mana. Jadi, enggak ada alasan untuk buang sampah sembarangan. Seharusnya sih. 
Nah, di pergantian tahun ini, saya ingin sesuatu yang beda. Saya bingung apa. Mau jalan-jalan di Jakarta, malas. Mau pulang ke Bandung, tanggung, karena Jumat tanggal 2 Januari 2016 masih masuk kerja. Dan pilihan saya adalah buka aplikasi Hotel Quickly, your last minute hotel. Setelah milih-milih hotel, akhirnya pilihan jatuh ke Royal Kuningan Hotel. Yaps, saya akan menginap satu malam, dan menghabiskan waktu di sana sendirian. Tanpa banyak mikir, saya booking hotel tersebut, dan sepulang kantor, saya segera menuju ke sana.
Sesampainya di hotel, saya disambut oleh resepsionis yang kewalahan menghadapi tamu yang sangat banyak. Saya lihat di papan pengumuman, ternyata ada event akhir tahun di sana. Lalu, saya membeli satu paket tahun baru yang bisa digunakan untuk dua orang. 
Senangnya karena saya dapat kamar di lantai 16. Saya bisa melihat kembang api di atas sana. Lalu, saya beristirahat dan bersantai menikmati senja terakhir di tahun 2015.

**

Malamnya, saat mau makan malam di dekat kolam renang, mendadak saya merasa lonely di tengah riuh orang-orang. ASTAGA. Ada-ada saja.
Lalu, saya menghubungi dua teman saya, yaitu Harry dan Nanda. Hanya Nanda yang berkesempatan untuk datang.
So, kami melewati malam pergantian tahun yang menurut saya jayus itu. Hahaha....
Tapi, yah lumayan lah. Tidur nyaman di ruangan ber-AC (yang tidak bisa saya dapatkan setiap hari di kosan berkipas angin).

**
Pagi. Setelah olah raga di pusat kebugaran hotel, saya 'main air' di kolam renang. Tidak lama setelah itu, Harry datang, dan kami sarapan bareng.

**
Siang. Beberapa saat setelah check in, saya dapat ide. Saya kembali buka aplikasi Hotel Quickly, lalu kami pindah hotel ke Hotel Media Gunung Sahari. Hotel bintang lima euy. Haha.... parah. Saking malasnya stay di kosan yang sumuk, saya memilih menginap di hotel, spending time dengan sahabat-sahabat kesayangan.

No comments:

Post a Comment