03 September 2015

Berpisahlah dengan Rendah Hati

Pernahkah kamu merasa lelah dan jengah dengan relationship yang sedang kamu jalani? Kebosanan menjalar. Hal-hal sepele berubah jadi pertengkaran yang terus membakar. Isi kepala terasa semakin tak sama. Setiap laku dan kata pasangan terasa bagai  pisau yang tajam. Hubungan yang selama ini sama-sama dijaga berubah jadi setangkup beban yang bertengger di bahu kita.

Lalu, saat-saat sendiri tiba-tiba jadi hadiah yang sangat berarti.

Mungkin, ada waktunya kamu beristirahat sejenak. Nikmati me time dengan segala keleluasaan. Membiarkan diri bebas untuk menemukan keinginannya sendiri.
Di situlah kamu akan belajar tentang bersyukur. 

Jika hubunganmu dengan pasanganmu adalah anugerah ilahi, tangan-tangan cinta akan menggiringmu kembali padanya. Tentu, setelah kamu sepenuh hati mendalami, melakukan refleksi, dan menggali kesalahan-kesalahan sendiri, lalu berusaha memperbaiki. Kalian akan dipersatukan kembali oleh kekuatan semesta yang kadang sulit terdefinisi.

Tetapi, jika hubunganmu dengan pasanganmu memang tidak seharusnya ada lagi, lepaskanlah dengan kepala dingin dan keikhlasan hati. Bukan untuk menyakiti, pula bukan untuk menyemai benci. Tetapi, agar kamu dan pasanganmu sama-sama mendapat kelegaan hati yang selama ini entah di mana bersembunyi.

Berpisahlah dengan rendah hati.


No comments:

Post a Comment